Tak terasa, ajang olimpiade sains tahun 2015 untuk tingkat SMA akan segera dimulai serentak di Indonesia. Dimulai dari tingkat kabupaten/kota yang rencananya digelar pada tanggal 11 - 13 Februari 2015, tahap provinsi pada 17 - 19 Maret 2015, dan akhirnya tahap nasional pada 17 - 23 Mei 2015. Event ini memang bukan barang baru di Indonesia, namun demikian, gengsi dari event ini masih tetap tinggi, dan tentunya bisa menjadi salah satu indikator prestasi suatu sekolah. Untuk itulah, diperlukan persiapan yang cukup matang dalam menghadapinya. Berikut ini saya share beberapa link untuk mengunduh kumpulan soal-soal OSK Matematika SMA. Semoga bermanfaat :)
Kumpulan Soal Olimpiade Matematika SMA Tingkat Kota.
Kumpulan Soal OSK Matematika SMA Tahun 2002 - 2012
Paket Soal OSK Matematika SMA Tahun 2013
Paket Soal OSK Matematika SMA Tahun 2014
Kumpulan Soal Latihan Setara OSK Matematika SMA
Latihan Soal Setara OSK Matematika SMA Paket 1
Latihan Soal Setara OSK Matematika SMA Paket 2
Kunci Jawaban Latihan Soal Setara OSK Matematika SMA Paket 1
Pembahasan Latihan Soal Setara OSK Matematika SMA Paket 2
Selasa, 27 Januari 2015
Rabu, 31 Desember 2014
Hanya Denganmu
Jantungku berdetak kencang
Terasa hangat diriku
Saat dekat denganmu
Saat ku berbicara padamu
Bak permata nan indah
Ku terpana
Ku terpesona
Dengan cantiknya dirimu
Ingin
kuungkap
Semua isi
hatiku padamu
Untuk
menjadi milikmu
Tuk
selelu bersamamu
Menemaniku
lewati waktu
Hanya
denganmu
Namun,
Dapatkah kuungkap semua itu?
Saat kutau
Kau masih mencintainya
Saat kutau
Hanya dirinya
Yang ada di hatimu
Biarkan
waktu kan menjawab
Semua
pertanyaan di hatiku
Untuk
dirimu
Berikanku
ruang dihatimu
Tuk
menjadi satu
Dan hanya
satu
Yang ada
di hatimu
CREATED BY:
GARRY
ARIEL
3
AGUSTUS 2012
Minggu, 30 November 2014
Cinta Satu Arah
Aku masih ingat
Ketika waktu
berpihak pada kita
Izinkan ku tuk
mengenalmu lebih dekat
Dalam tajuk
asmara
Yang menggelora
dalam dada
Mungkin, semua
tidak begitu bermakna bagimu
Karena aku dan
kamu
Bukanlah kita bak
harapku
Mungkin hanya aku
Yang membiarkan
jarum-jarum cinta ini
Melukai hati
dengan manisnya
Melenyapkan
logika dengan tipu dayanya
Dan mungkin
memang aku saja
Yang mengartikan
setiap perhatianmu
Dengan penuh
pengharapan
Namun
Ketika perlahan
semua menjauh
Sakit ini mulai
mengikis hatiku secara pasti
Tatkala batasan
antara keinginan hati serta realita mulai kabur
Aku semakin
tenggelam dalam kepedihan
Hanyut dalam
ilusi hati
Yang terlihat
sangat nyata
Wahai angina pembawa
cinta
Hembuskanlah
setiap keluh kesah yang merambati setiap sudut ruang hati
Sampaikanlah
setiap rasa yang mengekangku padanya
Bawalah melodi
rindu yang kuciptakan untuknya
Hingga dia
memahami
Betapa aku
mencintainya
OLEH :
Garry Ariel
24 November 2014
Jumat, 31 Oktober 2014
Masih Mencintaimu
Hangatnya
kisah kita
Indahnya
hubungan kita
Ya,
Meski tanpa
status
Tiada
komitmen antara kita
Hanya
serangkaian teks
Tanpa tatap
mata
Namun,
Kurasakan
dekatnya
Meski jarak
membentang
Kau
hangatkan dinginnya hati
Kauisi hati
ini
Memenuhi
setiap sudut kosong
Di ruang
hatiku
Beriku
semangat
Warnai
lembaran hariku
Namun kini,
Semuanya
tlah berbeda
Disaat kutau
Sapa
semangatmu
Indahnya
tulisan
Pesan
singkatmu
Tak lagi
hanya untukku
Disaat kau
berikan juga
Pada dirinya
Ya,
Tak dapatlah
kusalahkan
Tak layak ku
bersedih
Kau pun
bukanlah milikku
Tiada satupun mengikat kita
Inilah
pilihanmu
Maafkan aku
Gagal jadi
yang terbaik untukmu
Kini kau
mencintainya
Dan bukanlah
hakku melarangmu
Hanya satu
pesanku
Satu harapku
Jangan kau
lupakan semua yang pernah terjadi
Dan tolong
izinkanku
Tuk tetap
mencintaimu
OLEH :
GARRY ARIEL
10 FEBRUARI
2013
Selasa, 30 September 2014
Rasa yang Tak Boleh Dirasakan
Ku rasakan sejak awal
Perasaan membara
Yang seharusnya tak menyala
Mengejarmu dalam kegelapan
Tenggelam dalam pikiran
Yang berikan kepalsuan sebuah harapan
Jarak itu merentang
Sebuah batasan yang tak tertembuskan
Menghalang dengan kokoh
Diamkan aku
Pada satu sisi yang berlainan denganmu
Ku hanya dapat memandangmu
Sedekat aku dan bayanganku
Pada cermin yang membatas
Sampai mataku melihat
Suatu perubahan darimu
Yang semakin menegakkan tembok itu
Untuk terus ada diantara kita
Meyakinkanku
Bahwa mencintaimu adalah kesalahan
Menyayangimu adalah melewati garis batas
Yang tidak boleh tuk dilalui
Tapi
Masihkah mungkin aku memilikimu?
Bolehkah mimpi cinta ini sarat kan
realita?
Atau haruskah rasa ini terkubur
Terpendam sebagai sebuah kisah yang tak
terungkap?
Ya, mungkin inilah saatnya
Tuk mengakui sebuah fakta
Yang selama ini kucoba tuk ubahkan
Bahwa melupakanmu adalah yang terbaik
Dirimu hanya sebatas anganku
Dalam semesta harapanku
CREATED BY:
GARRY ARIEL
10 JANUARI 2014
Sabtu, 02 Agustus 2014
Ketika Logika dan Perasaan Berpendapat
Cukup!
Hentikan!
Aku
lelah akan semua ini
Aku
jenuh kan pertempuran tak berujung ini
Bilakah
perang ini usai?
Sampai
kapankah diri ini berkubu?
Ketika
logika dan perasaan mempunyai pendapatnya masing-masing
Tatkala otak
dan hati berjalan sendiri-sendiri
Mana
yang harus kupilih?
Mungkinkah
keduanya kan beriris pada satu kesepakatan?
Aku
mengerti apa yang sedang terjadi
Ketika
otak berkata
“Sudah! Adakah engkau tak menyayangi dirimu lagi?
Lepaskan, lupakan!
Dia hanya akan menyakitimu dalam pahitnya harapanmu
Tidaklah mungkin bagimu untuk mendapatkannya”
Namun,
Hati pun
merasa berhak mengutarakan pandangannya
Membalas
tanya dalam otakku
“Tidak!
Dia berbeda
Ada yang spesial padanya
Aku tau kamu menyayanginya
Aku paham bagaimana kamu ingin memilikinya”
Otak pun
kembali mengangkat suaranya
“Aku tau
Sakit memang rasanya
Tapi,
Tidakkah matamu terbuka
Akan setiap fakta yang terkuak jelas sangat nyata?
Kamu tidak kan mungkin bersamanya”
Hati
seolah tak mau kalah
Kembali menajamkan
apa yang disampaikannya
“Tapi,
Melupakannya hanya akan menyakitimu
Menambah daftar mimpi-mimpimu yang tak terwujud
Kejarlah!”
Aku
bingung
Aku muak
dengan percakapan ini
Semua
berbisik menggelisahkan diriku
Memberiku
dua perspektif yang saling bertolak
Mungkinkah
bagiku menyatukan keduanya?
Atau,
haruskah kumemilih salah satunya?
OLEH :
Garry Ariel
2 Agustus 2014
Sabtu, 19 Juli 2014
Bintang Hatiku
Tatkala ku menatap langit malam
Terpaku kan gemerlap sang bintang
Yang tampil dengan sejuta kilaunya
Sejenak, ku terpejam
Terbesit tentangmu, wahai bintang hatiku
Kemanakah cahyamu?
Mengapakah sinarnya meredup?
Apakah engkau lelah menerangi semestaku?
Apakah engkau sudah jenuh tuk menghiasi angkasaku?
Laksana lentera merindu hadirnya minyak tuk menghidupinya
Demikian aku merindukan cahyamu
Tuk kembali memancar
Meyakinkanku melangkah lewati gelapnya malam
Bak mentari mengharapkan datangnya pagi
Seperti itulah diriku mengharapkan dirimu
Kembali bercerita dalam hidupku
Namun,
Mungkinkah harapku kan bercumbu dengan realita?
Dapatkah kurasakan kembali nyatanya engkau dalam perjalanan
hidupku?
Bilamanakah fajar membangunkanku dari mimpi kelamku
tanpamu?
Aku tau
Setiap jawab atas tanyaku ada pada lidahmu
Obat penawar resahku, ada pada genggamanmu
Namun,
Tiadalah kuasaku memaksamu mengungkapnya
Hanya jikalau engkau berkenan
Tolong jawablah aku
Wahai bintang hatiku
Oleh :
Garry Ariel
17 Juli 2014
Langganan:
Postingan (Atom)